Berita

Gangguan Penglihatan Sejak Bayi, Masyita Tak Patah Semangat Menjadi Hafiz Quran

Oct 30, 2018
administrator

Menjadi hafiz Quran di usia anak-anak merupakan kebanggaan bagi orang tua, demikian juga dengan Masyita Putri Nashira yang menghafal Al-Quran sejak usia 3 tahun.

 

 


Masyita Putri Nashira, barangkali Bunda tidak asing dengan namanya. Gadis cilik ini merupakan hafiz Quran yang mengawali penampilannya di televisi sebagai peserta Hafidz Indonesia. Masyita yang berasal dari Makassar juga turut membintangi sinetron Malaikat Tak Bersayap (2017) bersama Shaheer Sheikh di sebuah stasiun televisi swasta. 
Di balik kelebihannya dalam menghafal dan melantunkan Alquran, putri pasangan Nasrudin dan Irawati ini memiliki gangguan penglihatan low vision. Namun, kekurangannya ini tidak menghalanginya berinteraksi dengan kitab suci sehingga dapat menjadi hafizah di usia belia.


Menghafal Alquran Sejak Usia 3 Tahun
Masyita lahir pada tanggal 1 Juli 2008 dalam kondisi prematur. Dua bulan awal kehidupannya kemudian dijalani dengan perawatan dalam ruang inkubator. Hal ini lah yang ditengarai menyebabkan gangguan pada penglihatannya.
Dikutip dari merdeka.com, ibundanya mulai memperdengarkan bacaan muratal Al-Quran kepada Masyitah sejak usianya menginjak 3 tahun. Bacaan dari radio, televisi, dan ponsel itu ternyata terekam dalam ingatannya, sehingga mampu menghafalkan juz 29 dan 30 serta beberapa surah antara lain Ar-Rahman dan Yasin. Selain mampu menghafal Al-Quran dengan baik, Masyita dapat melantunkannya dengan lagu yang merdu serta menyejukkan hati. 

 

BACA JUGA : Ini 5 Al-Quran Terbesar di Dunia dengan Berbagai Keunikannya


Mampu Menghajikan Orang Tua Berkat Al-Quran
Peran orang tua dalam merawat hafalan Masyita sangat besar. Mereka tidak lelah memberikan dorongan dan semangat, serta membantunya melakukan setoran. Setiap hari usai shalat Maghrib, Masyita menyetorkan hafalan sebanyak satu lembar kepada ibu atau ayahnya. Anak yang dikenal ceria ini selalu bersemangat menambah hafalannya setiap hari.


Lantaran kepiawaiannya dalam melantunkan Al-Quran, Masyita pun kerap diundang ke berbagai acara. Sehingga memperoleh penghasilan dan dapat membantu ekonomi keluarga. Ayah dan ibu, serta anggota keluarga yang lain pun menjadi semakin serius dalam mendalami ilmu agama. 
Melalui hadirnya Masyita, Irawati yang pernah bekerja sebagai sekretaris perusahaan swasta menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan memperbaiki penampilan menjadi lebih sopan dan syar'i. 


Dari menghafal Al-Quran juga, Masyita berhasil memberangkatkan kedua orang tuanya berhaji ke Tanah Suci pada tahun 2016 serta merenovasi rumah mereka. 
Itulah kisah Islami tentang hafiz Quran yang sangat menginspirasi. Tentunya sebagai orang tua Bunda menginginkan anak berprestasi dalam bermacam-macam bidang, terutama menghafal Alquran. Oleh karena itu, penting bagi Bunda menanamkan cinta kepada Al-Quran pada anak-anak sejak usia dini. Hadirnya “I Love My Al-Quran” tentunya dapat memudahkan Bunda dalam memberikan pengajaran Al-Quran kepada anak.
 


Share Artikel
Latest Post
Promo