Dunia Bunda

Kakak dan Adik Beda Karakter? Ini 4 Tips Supaya Mereka Tetap Kompak

Nov 04, 2018
administrator

Perbedaan karakter kakak dan adik perlu disiasati agar mereka tetap kompak.

 

 

Tahukah, Bunda, dalam dunia parenting perbedaan individu menandai keunikan yang dimiliki setiap anak? Bahkan, anak kembar identik juga punya perbedaan. Salah satu yang paling tampak adalah karakter. Apalagi, jika Bunda punya dua anak atau lebih. Karakter si kakak pasti berbeda dengan si adik, termasuk bagaimana mereka berpikir, bersikap, dan berperilaku. 


Kang Wahyu dari Bintang Mulia Foundation menuturkan, membentuk keluarga harmonis diawali dari sikap menghormati dan menyayangi antar anggota keluarga. Namun, tentu Bunda tahu, praktek tidaklah semudah teori. Hati ingin melihat anak-anak selalu akur dan kompak, tetapi justru pertengkaran menjadi menu harian mereka. Kalau sudah begini, apa yang bisa kita lakukan?


Supaya Mereka Kompak
Ada 4 tips untuk membina kekompakan antara hubungan kakak dan adik yang perlu Bunda ketahui.

 

BACA JUGA : Ini 5 Al-Quran Terbesar di Dunia dengan Berbagai Keunikannya

 


Bersikap adil
Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda:
“Bertakwalah kepada Allah dan berlakulah adil di antara anak-anakmu.” 
(HR. Muslim)
Orang tua perlu bersikap adil kepada anak-anak. Dengan tidak pilih kasih, baik si kakak maupun adik sama-sama merasakan limpahan kasih sayang dalam porsi sama. Bunda juga harus berhati-hati dalam menilai situasi pertengkaran mereka. Jangan hanya meminta si kakak terus menerus mengalah tanpa memahami kejadian sebetulnya.

 

Teladan untuk anak
Bunda pasti tahu, pola pengasuhan dan cara mendidik anak akan tercermin dalam perilaku anak. Tentu saja, orang tua adalah contoh pertama dan utama anak. Maka, jika Bunda ingin kakak adik selalu kompak, tunjukkan lebih dahulu melalui keakraban dengan saudara kandung. Mereka akan meniru apa yang dilihatnya.

 

Lakukan permainan bersama
Sani Budiantini, seorang psikolog, mengungkapkan bahwa melakukan kegiatan bersama akan membangun kedekatan antara kakak dan adik. Mulai dari menggambar, menari dan menyanyi bersama, hingga bermain ular tangga. Mereka pun bisa lebih akrab dan dekat.

 

Ajari anak menyelesaikan masalah
Kecenderungan kita sebagai orang tua adalah lekas melerai anak saat mereka bertengkar. Namun, coba sesekali tahan diri Bunda dan cermati situasi yang tengah berlangsung. Berikan kesempatan pada kakak dan adik untuk menyelesaikan masalah dengan cara mereka sendiri. Namun, hal ini tidak berlaku untuk pertengkaran fisik, sehingga aturan tentang boleh dan tidak boleh dilakukan itu penting disepakati dalam keluarga.

 

Itulah 4 tips yang bisa Bunda coba terapkan untuk menjaga kekompakan kakak dan adik. Memang tidak pernah ada sekolah khusus ilmu parenting. Itulah mengapa sebagai orang tua, kita harus terus belajar dan memperkaya wawasan agar bisa mendidik anak dengan baik.
 


Share Artikel
Latest Post
Promo