Edukasi Anak

Bunda, Begini Cara Rasulullah Mendidik Anak-Anaknya

Jun 23, 2019
administrator

Bagaimana cara Rasulullah mendidik anak-anaknya? Bunda, yuk cari tahu penjelasannya berikut ini

Setiap orang tua tentu memiliki cara mendidik yang berbeda-beda. Namun, sebagai seorang muslim tak ada salahnya bila Bunda mencontoh bagaimana Rasulullah mendidik anak-anaknya. Berikut cara mendidik anak dalam Islam seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. 

 

1.    Usia 0-6 Tahun  Anak adalah Raja

Menurut Rasulullah, pada usia 0-6 tahun anak disebut sebagai raja. Artinya, Rasulullah menganjurkan kepada orang tua untuk berlaku lemah lembut kepada anak. Dalam dunia parenting, usia 0-6 tahun merupakan golden age. Di masa inilah anak-anak akan mengalami tumbuh kembang secara cepat. Golden age juga dinilai sebagai momen yang tepat untuk mengenalkan mereka kepada Allah dengan memberikan pendidikan tauhid. Materi tauhid yang paling utama untuk diajarkan adalah kalimat syahadat. 
Memasuki usia 5 tahun, Bunda bisa mulai mengajari anak tentang arah salat. Meski belum paham sepenuhnya, Bunda pun dapat mengajak anak untuk ikut serta dalam salat. Oh iya, bila anak melakukan kesalahan di usia ini, hindari untuk memukul atau memarahi karena kurang tepat. Sebaiknya beri mereka penjelasan mengapa perilaku mereka dinilai salah.  

 

2.    Usia 7-14 Tahun Anak Mulai Dikenalkan dengan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan

Inilah cara mendidik anak dalam Islam di usia 7-14 tahun. Pada momen ini, Rasulullah mengajarkan agar anak dididik untuk rajin melakukan salat. Berikut hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh HR. Abu Dawud:
“Perintahkan anak-anakmu untuk shalat saat mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkannya ketika mereka berusia 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”  
Ya, salat merupakan ibadah paling utama bagi seorang muslim. Oleh karena itu, bila di usia ini anak masih bermalas-malasan untuk mendirikan salat, hadits di atas juga memerintahkan orang tua untuk memukul anak. Namun, perlu diperhatikan nih Bunda. Pukulan yang dimaksud bukanlah pukulan yang menyakitkan dan membuat cedera melainkan pukulan kasih sayang. 

 

3.    Usia 15-21 Tahun Jadikan Anak sebagai Sahabat

Bunda, di usia ini anak-anak akan cenderung memberontak. Untuk menghindarinya, maka jadikanlah anak seperti sahabat. Mengapa demikian? Pendekatan ini dilakukan agar Bunda bisa meluruskan kesalahan anak tanpa menyinggung. Penting juga bagi Bunda supaya tidak memarahi anak di depan kakak atau adiknya. Hal ini dimaksudkan agar harga diri anak tersebut tidak jatuh. 

Itulah 3 cara mendidik anak dalam Islam yang bisa Bunda contoh. Sejatinya anak merupakan investasi bagi orang tuanya. Bila dididik dengan baik, maka kelak ia akan mendatangkan banyak pahala. Sebaliknya, bila pendidikannya buruk, maka anak bisa menjadi senjata mematikan. Nah, semoga tips di atas bermanfaat ya, Bunda. 
 


Share Artikel
Latest Post
Promo