Edukasi Anak

Cara agar Anak Kreatif dari Sisi Kesehatan

Dec 27, 2018
administrator

Bunda, yuk lakukan cara berikut agar anak tumbuh sehat dan kreatif.

 

 

 

Orang tua tentu memiliki banyak harapan untuk anak-anak nya. Mereka bisa menjadi anak yang berbakti pada orang tua dan agama, tumbuh dengan sehat dan kreatif, atau memiliki kepedulian pada lingkungannya. Namun, itu semua hanya bisa terwujud dari pola asuh orang tuanya sendiri.

 

Cara mendidik anak dalam Islam tentu tidak lepas dari mengenalkannya seputar tauhid serta salat lima waktu. Selain itu, penting juga untuk mengajarinya pola hidup sehat dan kebiasaan-kebiasaan baik yang menumbuhkan kreativitas. Seperti apa, sih?

 

Nah, Bunda bisa mengusahakan hal berikut agar anak tumbuh menjadi anak yang sehat dan kreatif.

 

1. Memberikan makanan kaya gizi

Perkembangan otak yang optimal akan lebih menjanjikan kemampuan dan kreativitas seorang anak. Oleh karena itu, asupan gizinya sangat penting, terlebih lagi mengandung nutrisi yang diperlukan oleh otak. Sayur dan buah, kacang-kacangan, kuning telur, ikan salmon, dan susu adalah beberapa bahan makanan yang baik untuk otak anak.

 

BACA JUGA : Ingin Anak Bersemangat Menghafal Al-Quran? Ini Kiat-kiatnya

 

2. Mengajak anak berolahraga

Tidak hanya masalah otak, anak yang kreatif juga membutuhkan kondisi fisik yang prima. Ajaklah anak untuk berolahraga atau melakukan aktivitas di luar ruangan. Orang tua juga perlu memberikan contoh agar anak mau mengikuti dengan sukarela. Di sisi lain, olahraga dengan benar juga membuat peredaran darah di otak menjadi lancar.

 

3. Memastikan anak cukup beristirahat

Kurangnya istirahat mengakibatkan penurunan kemampuan otak dalam bekerja. Oleh sebab itu, pastikan anak mendapatkan tidur dan istirahat yang cukup.

 

4. Melakukan kegiatan yang merangsang kreativitas anak

Bunda juga perlu memberikan stimulasi melalui kegiatan-kegiatan yang memicu kreativitas dan imajinasi anak. Misalnya, melalui permainan menyusun balok, bermain masak-masakan, atau membacakan dongeng. Saat anak menginjak usia 2 tahun, otaknya mengalami perkembangan hingga 90 persen dari berat otak dewasa dan stimulasi ini sangat diperlukan agar perkembangan kreativitas itu terealisasi dengan optimal.

 

5. Menjaga pola asuh pada anak

Pola asuh yang Bunda berikan kepada anak juga menentukan seberapa jauh anak dapat mengembangkan kreativitasnya. Hubungan yang hangat dengan Bunda dapat memicu hormon kebahagiaan pada anak. Hormon ini memberikan peluang yang lebih besar dalam menjadikan anak kreatif dan percaya diri.

 

Dengan dukungan Bunda dalam menjaga kesehatan anak, mereka akan lebih nyaman dalam mengaktualisasi diri dengan lingkungannya. Anak tumbuh kreatif dan berprestasi


Share Artikel
Latest Post
Promo