Dunia Bunda

Menjadi Wanita Karir atau Ibu Rumah Tangga? Pertimbangkan 5 Hal Ini

Nov 07, 2019
administrator

Usai memutuskan menikah, seorang perempuan kerap dihadapkan berbagai pilihan. Salah satunya adalah pilihan untuk menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga. Jika mengambil keduanya, tentu harus ada keseimbangan. Namun, memilih satu dari dua hal tersebut, jelas membuat Bunda bimbang.    

Untuk itu, Bunda perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini sebelum memutuskan menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga.

  • Potensi Diri

Jika Bunda bekerja, otomatis memiliki penghasilan sendiri. Dengan begitu, Bunda dapat membantu perekonomian keluarga. Selain itu, semua tujuan keuangan bisa tercapai.

Namun, bukan berarti ibu rumah tangga tidak bisa menghasilkan uang sendiri. Zaman sekarang, dengan teknologi canggih, seorang ibu rumah tangga meniti karir secara online. Misalnya, menjadi penjual produk di marketplace, menulis artikel, editor freelance, dan ahli desain web.

Jadi, bagi Bunda yang masih bingung—menjadi ibu rumah tangga atau pekerja—pertimbangkan bakat dan potensi diri. Kalau Bunda yakin bakat atau hobi bisa menghasilkan uang dari mana saja, menjadi ibu rumah tangga tidak masalah.

  • Membagi Waktu antara Keluarga dan Karir

Ketika Bunda mendapatkan dukungan keluarga untuk berkarir, hal ini tentu membahagiakan. Namun, di sisi lain, Bunda harus mampu menyeimbangkan kebutuhan bekerja dan keluarga. Pasalnya, suami dan anak juga membutuhkan kehadiran Bunda.

Untuk menjalani kedua hal tersebut, pastinya membutuhkan komitmen. Bunda harus bisa membagi waktu secara adil. Sebaliknya, jika merasa tidak mampu, sebaiknya pilih salah satu : keluarga atau karir Bunda.

  • Dampak untuk Hubungan Bunda dan Pasangan

Sebuah riset membuktikan, hubungan bisa langgeng saat pasangan bekerja di jam yang sama. Pasangan akan memberikan penghargaan lebih karena memahami beban kerja Bunda. Sebaliknya, jika salah satu pasangan tidak bekerja, konflik rumah tangga menjadi lebih runcing.

Jadi, pertimbangkan baik-baik akibat yang terjadi apabila Bunda meninggalkan pekerjaan. Kalau memang harus berhenti bekerja, bersiaplah menerima konsekuensi. Artinya, sebagai pasangan, Bunda harus bisa memahami beban suami dan menjadi tempat yang nyaman untuknya.

  • Orang Tua Tunggal

Apakah Bunda orang tua tunggal? Jika iya, berkarir tidak lagi menjadi pilihan. Justru, Bunda harus memiliki karir cemerlang demi masa depan anak. Jangan merasa bersalah karena meninggalkan anak dengan pengasuh di masa emasnya. Semua itu demi kebaikan anak. Kalau bukan Bunda, lantas siapa lagi yang menafkahi anak?

  • Menjaga Silaturahmi

Jika pilihan Bunda jatuh pada ibu rumah tangga, jangan putuskan silaturahmi dengan teman kantor. Siapa tahu, suatu hari Bunda membutuhkan bantuan mereka.

Jalin silaturahmi dengan membuat pertemuan rutin. Misalnya, mengundang mereka makan malam di rumah atau sesekali makan siang bersama. Kalaupun tidak memiliki kesempatan bertemu, upayakan berkomunikasi lewat media sosial, seperti Facebook dan WhatsApp.

 

Wanita karir atau ibu rumah tangga, keduanya sama-sama mulia. Baik atau tidak untuk diri Bunda, tergantung cara menjalankan perannya.


Share Artikel
Latest Post
Free Download