Kesehatan

Ini 5 Fakta Penting tentang Stunting yang Perlu Diketahui Orang Tua

Oct 19, 2018
administrator

Dalam dunia parenting banyak orangtua tidak menyadari jika anak mengalami gejala Stunting. Apa Stunting itu dan bagaimana pencegahannya? Ini penjelasannya.

 

 

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Stunting itu? Bunda bahkan mungkin belum pernah mendengarnya. Stunting sebetulnya terkait perkembangan tinggi badan anak. Stunting sendiri adalah tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan anak seusianya menurut standar baku WHO. Nah, yuk kita simak tips parenting untuk mencegah penyakit ini?

Fakta terkait Gejala Stunting pada Anak

Stunting ini memiliki beberapa fakta yang perlu diketahui oleh orang tua.

  1. Stunting dapat berdampak buruk terhadap kognitif dan kesehatan anak.
  2. Anak stunting juga mengalami risiko kematian 4 x lebih besar.
  3. Anak stunting memiliki IQ 11x lebih rendah.
  4. Saat anak stunting dewasa pendapatannya pun 22 persen lebih rendah dibandingkan anak biasa.
  5. Stunting  bisa disebut sebagai lingkaran setan. Faktanya jika Bunda memiliki anak Stunting dan kurang gizi, pada saat dia beranjak dewasa dan hamil juga akan mengalami kurang gizi dan memiliki anak yang kurang gizi pula. Bunda jangan khawatir, siklus ini bisa dipotong dengan melakukan pencegahan sejak dini.

 

BACA JUGA : Untuk Apa Anak Belajar Makna Al-Quran? Ini Manfaatnya

 

Ini Pencegahan Stunting Sejak Dini

Dunia parenting sering memberikan informasi pencegahan stunting ini sejak dini. Agar anak tidak mengalami gejala stunting ini, Bunda bisa mencegahnya bahkan sejak dari kandungan.

  1. Saat hamil harus selalu rutin periksa kehamilan.
  2. Jangan lupa asupan nutrisi dan gizi seimbang sesuai porsi untuk ibu hamil. Pastikan asupan gizi 4 bintang yaitu karbohidrat, kacang-kacangan, buah sayur, dan protein.
  3. Minum air putih yang cukup serta asupan makanan dijaga kebersihannya.
  4. Tidur cukup selama 6-7 jam saat malam dan 1-2 jam saat siang.
  5. Menstimulasi janin dengan mengajaknya berbicara dan memberikan sentuhan pada janin.
  6. Beraktivitas fisik seperti berjalan kaki dan berenang.
  7. Saat lahir usahakan memberi makanan bayi yaitu IMD (Inisiasi Menyusu Dini), pemberian ASI ekslusif hingga 2 tahun dan MPASI berkualitas.

Untuk stunting yang terjadi pada usia anak di atas 2 tahun -pada  anak Stunting yang kurang gizi- Bunda bisa melakukan pencegahan infeksinya. Caranya ialah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta memberikan imunisasi dasar.

Namun, jangan lupa lakukan juga perbaikan gizinya dengan makanan 4 bintang di atas yaitu protein hewani, karbohidrat, sayur dan buah, serta kacang-kacangan. Nah, tentunya Bunda bisa menerapkan tips parenting tersebut untuk melakukan proteksi dan pencegahan sejak dini, agar anak terhindar dari penyakit ini.


Share Artikel
Latest Post
Promo