Edukasi Anak

“SUPAYA BERSIH, AYAH” Pentingnya Memberi Contoh Hidup Bersih pada Anak

Feb 18, 2021
administrator

Anak-anak suka sekali mencoba sesuatu yang baru. Bagi mereka, dunia dan isinya ini adalah sesuatu yang baru. Banyak hal yang ingin mereka ketahui dan ingin mereka coba. Tidak heran, dalam melakukan apa pun, anak-anak seperti tidak punya rasa takut untuk mencobanya. Hal itu membuat mereka sangat cepat belajar. Bayangkan jika anak-anak diberi rasa takut, dia akan kapok belajar berjalan karena sering terjatuh.

 

Banyak aktivitas anak-anak yang dianggap berbahaya, merusak, atau mengganggu, sehingga orangtua mencoba untuk melarang dan menghentikan aktivitas tersebut. Hal itu membuat anak-anak berhenti belajar. Mereka berhenti untuk mencoba sesuatu yang baru. Misalnya mencorat-coret dinding rumah dengan krayon atau pensil warna.

 

Memberikan Contoh Baik pada Anak

Anak-anak juga suka meniru. Pendidikan anak-anak di rumah prinsipnya adalah meniru. Semua kebiasaan orang yang ada di rumah akan dilihat dan ditiru anak. Baik itu kebiasaan baik, maupun kebiasaan yang kurang baik.

 

Saat ini, ketika pandemi sedang melanda dunia dan orangtua ingin mengajarkan anak-anak untuk menjaga kebersihan, tentunya orangtua harus memberi contoh. Beri contoh bagaimana menjaga kesehatan sebaiknya dilakukan.

 

Guru sekaligus bos saya dulu bercerita, suatu hari anaknya mencuci kepingan compact disc (CD) dengan sabun dan air. Sebagai ayah sekaligus pemerhati anak-anak, dia harus meredam kekagetannya, agar anaknya tidak merasa bersalah dan down. Lalu, sang Ayah bertanya, “Kenapa CD-nya dicuci, Nak?” Anak laki-lakinya yang belum masuk usia sekolah itu menjawab, “Supaya bersih, Yah.”Apakah jawaban anak itu salah? Dalam benak anak-anak tentunya dia sedang memahami bagaimana pentingnya kebersihan. Namun, bagi sebagian orangtua, kelakuan anak tersebut dianggap merusak CD ayahnya. Begitulah anak-anak, semua sesuai logika dan daya nalarnya.

 

                                 

Saat ini, ketika pandemi sedang melanda dunia, mengajarkan kebersihan kepada anak-anak akan sangat mudah jika diberi contoh oleh orangtuanya. Beri contoh mencuci tangan saat baru datang dari luar rumah dan memakai masker ke mana pun kita pergi. Anak-anak akan dengan mudah meniru dan mengikutinya, kalau mereka melihat orangtua melakukannya. Lakukan semua itu dengan seru dan menyenangkan.

 

Dulu, anak saya pernah takut karena harus difoto rontgen. Namun, kebetulan saja, anak saya mempunyai buku cerita tentang seekor anak beruang yang juga takut saat harus dirontgen. Ayah dan ibu beruang berhasil meyakinkan bahwa difoto rontgen itu tidak sakit dan akan baik-baik saja, sehingga anak beruang itu pun akhirnya mau. Anak saya pun menjadi berani.

 

Jadi, selain contoh, buku anak-anak yang bagus bisa membantu orangtua mengajarkan kebersihan dan kesehatan agar proses pembelajaran anak-anak jauh lebih seru dan menyenangkan.

 

Buku, Media Pembelajaran yang Seru dan Menyenangkan

Orangtua juga bisa menggunakan buku yang dirancang khusus untuk anak sebagai salah satu media memperkenalkan kebiasaan baik, seperti perilaku hidup bersih. Buku dengan ilustrasi yang atraktif akan menarik perhatian anak, terutama jika si Kecil masih balita. Hal tersebut akan membuat anak lebih mudah menerapkan perilaku yang ditunjukkan di buku, seperti mencuci tangan (yang sangat diutamakan pada masa pandemi) serta menggunakan toilet dengan benar.

  

 

Pada bulan Februari 2021, Pelangi Mizan mengeluarkan dua judul terbaru yang akan membantu orangtua mengajarkan perilaku hidup bersih bagi anaknya, “Aku Rajin Mencuci Tangan” dan “Aku Belajar Pipis di Toilet”. Kedua buku ini ditulis oleh Benny Rhamdani, penulis buku yang sudah menerbitkan lebih dari 100 buku anak dan remaja. Dengan terbitnya kedua buku ini, semoga orangtua bisa mengajarkan kebiasaan hidup bersih yaitu mencuci tangan kepada balita dan juga memupuk kemandirian mereka supaya mau menggunakan toilet dengan benar.

 

 

Semoga bermanfaat.

 

Iwan Yuswandi


Share Artikel
Latest Post
Free Download